CARA MUDAH MEMBUAT PC ROUTER MIKROTIK

Sebelum membangun PC Router berbasis Mikrotik ini sebaiknya terlebih dahulu melakukan persiapan apa saja yang diperlukan baik itu perangkat keras maupun perangkat lunak.

Kebutuhan Perangkat Keras

  • CPU dan MotherBoard Intel P3
  • CD-ROM
  • RAM 256 MB
  • HARRDISK 20 Gb
  • NIC (Network Inteface Card) on Board
  • NIC (Network Inteface Card) standart
Kebutuhan Perangkat Lunak
  • 1 buah CD Mikrotik Router (Original recommended)
Instalasi Mikrotik
  • Masukkan CD instalasi mikrotik ke CD-ROM dan lakukan booting CD
  • Setelah proses booting selesai maka akan muncul tampilan berikut :
Tampilan Awal Mikrotik

Tampilan diatas adalah pilihan paket -paket yang akan di install, tekan 'a' untuk menginstall semuanya dan diteruskan dengan menekan 'I' untuk melanjutkan proses instalasi.

[x] Keterangan beberapa yang penting diantaranya:
  1. System : Packet wajib instal l (inti system mikrotik/paket dasar), berisi Kernel Mikrotik.
  2. PPP : Untuk membuat Point to Point Protocol Server,Point -to-Point tunneling protocols PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption; compression for PPPoE; data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand.
  3. Dhcp : Packet yang dibutuhkan apabila ingin membuat dhcp -server (agar client bisa mendapatkan ip address otomatis -dynamic IP) * DHCP - DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP networks; static and dynamic DHCP leases; RADIUS support.
  4. Advanced tool : Tools tambahan untuk admnistrasi jaringan seperti ipscan, bandwidth test, Scanning, Nslookup dan lain lain.
  5. Arlan : Packet untuk konfigurasi chipset wireless aironet arlan.
  6. Gps : Packet untuk support GPS Device.
  7. Hotspot : Packet untuk membuat hotspot gateway, seperti authentication , traffic quota dan SSL HotSpot Gateway with RADIUS authentication and accounting; true Plug -and- Play access for network users; data rate limitation; differentiated firewall; traffic quota; real-time status information; walled-garden; customized HTML login pages; iPass support; SSL secure authentication; advertisement support.
  8. Hotspot –fix: Tambahan packet hotspot.
  9. Security : Berisi fasilitas yang mengutamakan Keamanan jaringan, seperti Remote Mesin dengan SSH, Remote via MAC Address.
  10. Web-proxy : Untuk menjalankan service Web proxy yang akan menyimpan cache agar traffic ke Internet bisa di reduksi sehingga sensasi browsing lebih cepat FTP and HTTP caching proxy server; HTTPS proxy; transparent DNS and HTTP proxying; SOCKS protocol support; DNS static entries; support for caching on a separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support.
  11. ISDN : Packet untuk isdn server dan isdn client membutuhkan packet PPP.
  12. Lcd : Packet untuk customize port lcd dan lain lain.
  • Proses instalasi dilanjutkan dengan pembuatan partisi dan mem format hardisk
  • Tahap terakhir yaitu menginstal paket-paket yang telah dipilih di awal tadi ke dalam hardisk. Setelah selesai tekan enter untuk reboot. Mikrotik telah selesai di install,dan bisa dipergunakan dengan login sebagai user admin dan tanpa password.
Tampilan Awal Login Ke Mikrotik
Konfigurasi Mikrotik

Dalam konfigurasi Router Mikrotik, diperlukan satu buah komputer client yang terkoneksi dengan Router Mikrotik tersebut untuk melakukan konfigurasi yang akan dilakukan.

Langkah-langkah konfigurasi PC Router Mikrotik :
  • Setting IP address pada tiap Ethernet
Via Command :

    1. [admin@Router TEDC] > ip address add address=192.168.0.254/24 interface=ISP || Keterangan : 192.168.0.254/24 adalah ip router yang terhubung ke modem adsl.
    2. [admin@Router TEDC] > ip address add address=192.168.1.254/24 interface=LAN || Keterangan : 192.168.1.254/24 adalah ip router yang terhubung ke jaringan LAN.

      • Setting IP address komputer client yang akan mengkonfigurasi PC Router Mikrotik. Klik kanan icon Network yang berada di kanan bawah, kemudian pilih status, pada tab general tekan properties kemudian muncul seperti gambar dibawah ini.
      Konfigurasi IP address Client
      • Buka program Browser pada komputer client, lalu pada address bar isikan http://192.168.1.254 (192.168.1.254 adalah alamat ip PC Router Mikrotik) kemudian akan tampil seperti ini.
      Tampilan Web Mikrotik
      • Download Winbox pada web mikrotik tersebut dengan cara meng klik tulisan Download it (berwarna biru).
      • Kemudian jalankan aplikasi Winbox tersebut, kemudian isikan ip address router mikrotik seperti gambar dibawah ini.
      Tampilan WinBox Mikrotik
      • Untuk Login isi dengan admin dan untuk password dikosongkan (default). Setelah itu klik Connect sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini.
      Tampilan Menu WinBox

      • Konfigurasi Routing Protokol, pilih klik menu IP kemudian pilih Routes kemudian muncul tampilan Route list seperti gambar dibawah ini.
      Tampilan Menu Routelist
      • Pada Route List tersebut tekan tanda + (warna merah) kemudian akan muncul New Route pada gateway isikan 192.168.0.1 (ip modem adsl).
      Tampilan New Route
      • Setting DNS yaitu dengan cara klik menu IP kemudian pilih DNS setelah muncul table DNS klik tab setting, kemudian isikan pada Primary DNS 192.168.0.1 (ip modem adsl). Untuk secondary DNS dikosongkan sehingga tampilan seperti dibawah ini. Kemudian tekan OK.
      Tampilan DNS setting
      • Setting Masquerade, pilih menu IP kemudian Firewall pilih tab NAT klik tanda + (warna merah) sehingga muncul NAT Rule, pada tab general  isikan pada Chain=srcnat , Out. Interface=ISP, kemudian pada tab Action isikan Action=masquerade setelah itu tekan OK.
      Tampilan NAT
      • Setting Simple Queues, pilih Queues kemudian muncul Queues List pada tab Simple Queues tekan + (warna merah) , setelah itu muncul New Simple Queue, isikan name=Client 10 , target address=192.168.1.10, Target Upload Max Limit=64k, Download Max Limit=256k. (keterangan: pada settingan simple Queues tersebut terlihat bahwa client 10 dengan ip address 192.168.1.10 untuk uploadnya terlimit sebesar 64kbps dan untuk downloadnya terlimit sebesar 256kbps).
      Tampilan Simple Queues
      • Setting web proxy, pilih menu IP kemudian klik Web Proxy, pada tab Access klik Settings kemudian akan muncul Web Proxy Settings , pada tab General isikan Src.Adress=kosongkan, Port=8080, Hostname=Proxy, centang Transparent Proxy, Parent Proxy=kosongkan, Parent Proxy Port=kosongkan, Cache Administrator=admin@tedc.net, Maximum Object Size=100000, Cache Drive=system, Maximum Cache Size=unlimited, Maximum Ram Cache Size=unlimited, setelah itu klik Enabled. Apabila settingan sudah benar makan akan muncul tulisan Running seperti gambar dibawah ini.
      Tampilan Web Proxy
      • Setelah selesai setting web proxy kemudian setting NAT rule untuk membelokkan semua aktifitas internet ke web proxy tersebut dengan langkah, pilih menu IP kemudian Firewall pilih tab NAT klik tanda + (warna merah) sehingga muncul NAT Rule, pada tab general  isikan pada Chain=dstnat , Protocol=6(tcp), Dst Port=80, kemudian klik tab Action isikan Action=redirect,  To Ports=8080.
      Tampilan NAT rule
      • Setting Hotspot, pilih menu IP kemudian pilih Hotspot, selanjutnya pada tab Servers klik Profiles sehingga muncul Hotspot Server Profiles, kemudian tekan tanda +(warna merah) ,pada tab General isikan Name=Hotspot, Hotspot address=192.168.1.254, DNS Name=tedc.net, HTML Directory=hotspot, HTTP Proxy=127.0.0.1 , HTTP Proxy Port=8080. Kemudian pada tab Login Centang HTTP CHAP, selanjutnya pada tab Radius centang Use RADIUS, centang Accounting lalu tekan OK.
      Tampilan Hotspot Profiles


      Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit